MASA UNTUK MENULIS

Semua..segala.. outside in and inside out... dan.. to whom who may concern...
TO A TALE THAT WAS NEVER ENDED. A TALE THAT CREATED TO ME AND NARRATED CONTINOUSLY; QUICKENED WITH ALL OF INCIDENT, LIFE, FIRE, FEELING THAT I DESIRED AND UNDESIRED IN MY ACTUAL EXISTENCE... (Fix from the words: JANE EYRE, Charlotte Bronte, X11).

Rabu, 14 September 2011

Sajak

Nak buat sajak
sajak apa ya...?

mahu menulis
Tulis apa ya...?

Tulis sajak gembira
adakah?
bagaimana?

Buatkan aku sajak
sajak gembira
biar aku senyum lalu gembira


Isnin, 12 September 2011

Lara


Pabila kuntum bunga jatuh menyembah bumi
Hatiku lara disini
Luka dan terus luka lagi...












28/11/2006-selasa-7.14pm

Ahad, 11 September 2011

Tidak bertajuk...


teriakku pada angin malam
tak terucap makianku kerana
kau malam yang menyamankan
serasa kerongkongku terlekat obor-obor laut
atau juga terlekat dawai-dawai berduri yang memeritkan aku
memaki dan teriak nyaring.

teriakku pada anjing-anjing dijalan
menyulam bahasa menjijikkan
aku berjalan dengan baran
diatas jalan tanpa mempedulikan kata-kata
yang membengangkan.


Khamis, 8 September 2011

lagi bingkisan...

http://penakicaukuberlagu.wordpress.com/

Catatan seorang gila

   Aku gila
Pada pandangan mereka
Tidak....
Mereka itulah yang gila!

Pagi tadi...
Mereka memandangku dengan pandangan mencurigakan
Mesti ada konspirasi memeningkan kepala otak aku lagi!
kalau tak, takkanlah mereka memandangku
dengan pandangan yang sungguh menakutkan
Dan jika tidak.. mengapa mereka berbohong?...

Mereka menyembunyikan perempuan itu di almari itu!
Dan bila aku bertanya mereka
Mereka menjawab endah tak endah,
senyum sinis seolah menyembunyikan sesuatu dariku!!
tak ada apa-apa pun disitu!”
Lihat!! Mereka berbohong lagi...

Sejak akhir-akhir ini..
Aku kurang faham mengapa mereka
Tiba-tiba saja berubah.. pelik..aneh sekali..
Sekejap-kejap senyum, sedih apabila memandangku..
Menggeleng-gelengkan kepala pun ada juga..
Mengapa dengan mereka?..
Sakitkah?...
               Seolah-olah menyembunyikan sesuatu dariku
Aku kurang tahu malah aku tidak tahu langsung
Mereka sakit!.. ya.. mereka sakit!..
Kasihan mereka...
Mereka harus jumpa doktor!!

Rabu, 7 September 2011

Kataku pada MALAS

Aku berkata pada malas..
Jawabku pada kemalasannya bangun dan berkerja,
“apa guna kau menjadi jiwaku?”
“apa gunanya aku menjadi temanmu?”
jika ini yang kau beri dan hadiahkan padaku
jika ini yang ku peroleh darimu
kemalasan yang takkan berakhir jika kau sendiri tidak membantuku


jawabmu padaku
“apa gunanya aku menjadi jiwamu?”
“apa gunanya kau menjadi temanku?”
jika ini yang kau katakan padaku
jika kemalasan ini kau persoalkan
sedangkan kemalasanku tidakkan menganggumu jika kau
mengabaikannya jauh dari ruang ragamu
buang jauh-jauh, melatihku bangun dan berkerja
agar aku menjadi rajin berusaha.

KATAKU PADA MALAS..
Terima Kasih..
Kerana membawa sedar dalam jiwaku
Membawa fikir dalam akalku...

22.8.2005-Isnin-LD

Permohonan maaf

Kupohon maaf jika aku menyinggung rasa hatimu
Jika kata-kataku menarah luka hatimu
Menyakitkan jiwamu sehingga menerbitkan kebencian buatku
Dalam sedarmu dan tidak sedarku

Permohonan maaf  ini untuk kamu
Maafkan aku…
Ku tahu.. jika hatimu cermin..
Kau sudah pecah berkecai saat itu

Maafkan aku
09072009-7.29pm-khamis-skc


Selasa, 6 September 2011

Yang tak kau sedari....

Kan kukatakan apa saja
kerna aku...
yang tak kau sedari
yang tak terlihat oleh mu
yang terabai terus luka
harap ini persis mimpi yang tak akan pernah ku miliki

ku sedar siapa aku di mata dan hatimu....
tapi..suatu hari nanti... penyesalan itu milikmu.

Isnin, 5 September 2011

JIKA KAU PUNYA PUISI BUATKU

Jika kau punya puisi buatku
Puisikanlah dihadapanku… sejujurnya
Lalu puisi itu nanti akanku bingkaikan dengan bingkai emas perasaan
Dihiasi cermin cinta berlatarkan kasih mesra
Puisikanlah buatku seorang…

BUNUH DIRI


Apa rasanya...
Jika kuambil tali itu lalu kujerut leherku sampai mati!?

Apa rasanya...
Jika kuambil pisau itu lalu kutikam dadaku bertubi-tubi lalu aku lunyai jatuh dan mati!?

Apa rasanya...
Jika kuambil kayu itu lalu kupukul dikepala sampai nafasku terhenti lalu aku mati?!

Akan hilangkah sedih ini?
Akan hilangkah sunyi ini?
Akan hilangkah kebencian ini?
Akan hilangkah rasa bersalah ini?
Akan hilangkah?
Semua...segala...

Apa rasanya...
Jika kuambil pen ini lalu kubenamkan pada mata sampai buta?!

Sampai waktunya..ku tahu..tak seorang akan sedih..menangis..jika adapun..
Hanya untuk sebulan kesedihan itu, lalu selepas itu semuanya akan melupakan!!