Gelap melingkari jiwa
mencari sepercik cahaya dalam rohku
bagaikan mencari sebatang jarum dalam laut
Kelukaan itu temanku
hanya benci menenteramkan gundah
bagai lagu membuai
air mata pula adalah darah dari hati yang luka
dihiris tajamnya bahasa
jasadku pula adalah malu
dan Allah kerap kali menghalangku dari terjun
ke dalam curam itu
membunuh diri lalu mati
aku tidak berhak
hak itu bukan untukku
namun, selalu juga Kau menebarkan kasih-Mu buatku
dan aku tetap juga menguncikan diri dalam roh gelap itu
Kerna nuraniku berkata
gelap dan kotornya rohku
tak berhak mendapatkan rasa kasih-Nya yang agung
lalu aku terus tenggelam dan tenggelam
namun tidak mati
nafas ku ada dan lemah
kerna tahukah kau....
bernafas dalam gelap itu menyeksakan
mendengar walau secebis pun suara manusia itu membawa perit dan derita
Mati.. aku takut
Hidup...aku tidak berhak
Jadi...
dalam gelap rohku
berharap sedikit cahaya menerobos melalui rekahan dinding jasadku
membolehkan aku paling tidak melihat tanganku sendiri
mengamati roh dan jasadku
berharap dan terus berharap
datanglah cahaya..kemari...
kearahku..
kearahku..
keluarkan aku..
bawaku pergi...

Tiada ulasan:
Catat Ulasan